7 Agustus 2017 mulai menelisik ke studi ilmu hukum dan ahirnya bergabung di UBJ. bergabung ke kampus yang saya cintai ini bukan serta merta sekedar memenuhi syahwat mau maju saja. Maju berpikir kerna belajar dan kemauan maju peradaban kerna selalu mempunya teman diskusi baru. Tapi kerna salah satu fungsi hukum sebagai fungsi sosial ; sehingga selalu ada ketengangan antara norma (das sollen) dengan empiris (das sein), ketegangan anatara hukum alam/kodrat dengan huku positif, ketegangan anatara hukum yang mengatur dengan kebutuhan masyarakat yang diatur hukum, kesangsian keadilan yang hendak di bangun oleh hukum, ketegangan antara ideologi yang dianut dengan hukum yang dibuat dan ketegangan antara keyakinan agama dengan hukum yang berlaku serta masih banyak lagi permaslahan yang dapat disilisik dalam rangka turut ikut serta berkontribusi memperkuat negara sebagai negara hukum.
Kecuali hal itu, penulis berpikir bahwa manusia tidak bisa lepas dengan proses kerja sama. kera sama tentunya atas dasar rasionalitas untuk mencapai hasanah di dunia. Hasnah didunia adalah pilar menuju bahagia di ahirat. Selanjut penuli berpikir bahwa bersoialisasi di dunia tidak bisa lepas denga sesuatu yang manusia anggap baik yang mengikat dirinya untuk melakukan yang diyakini baik itu. Sesuatu yang penulis maksud yang menjadi acuan berperilaku yang disebut hukum. Selain penulis juga menyakini untuk dapat berkontribusi menjadikan bangsa ini maju melalui kewajiban azazi warga negara berupa meningkatkan kualitas warga negara. Dari sekian banyak pilihan dalam belajar studi tentang hukum yang menjadi pilihan yang kampusnya cukup bonafid. Universitas Bhayangkara Jakarta Raya yang saya pilih. Kenapa saya pilih UBJ ? kasih tau gak yah?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar